Meski telah lama dirilis untuk pengguna di seluruh dunia, aplikasi Waze hari ini secara resmi menyambangi Indonesia. Warga Jakarta yang kerap dihadapkan pada kenyataan terjebak kemacetan diharapkan dapat sedikit terbantu dengan kehadiran aplikasi Waze.

Indonesia sendiri masuk dalam daftar 10 negara teraktif dalam menggunakan aplikasi navigasi besutan pengembang asal Israel ini. Hingga saat ini pengguna aktif Waze di Indonesia telah mencapai 750 ribu pengguna.

Berbeda dengan aplikasi navigasi lainnya, pengguna Waze dapat saling berkontribusi memberikan informasi lalu lintas dan kecelakaan yang terjadi di jalan. Bahkan pengguna juga bisa mengedit atau menambahkan peta dan rute jalan terbaru hingga lebih akurat serta mempersingkat jarak tempuh.

“Hingga saat ini Waze sudah memiliki sekitar 110 ribu maps editor di 1.200 lokasi di Indonesia,” ujar Julie Mossler, Head Evangelist Waze yang ditemui tim Tekno Liputan6.com di Hotel Gran Hyatt, Jakarta, Rabu (20/11/2013).

Jakarta merupakan salah satu kota yang mengalami pertumbuhan pengguna tercepat di dunia. Hal inilah yang menjadikan Waze tertarik untuk turut menggandeng pemerintah dalam mengatasi kemacetan.

“Kerjasama Pemda DKI dengan Waze dapat menjadi salah satu upaya evaluasi pelayanan transportasi umum, karena pemerintah tidak bisa banyak menambah jalur untuk mengurai kemacetan,” ucap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Pria yang juga akrab disapa Ahok itu menambahkan bahwa bentuk kerjasama yang dilakukan yakni penyediaan sinkronisasi data dari unit-unit yang dimiliki Pemda DKI. “Jika selama ini pengaduan bisa dilakukan melalui nomor 1708, dengan kehadiran aplikasi Waze maka pendistribusian informasi dapat lebih mudah disinkronisasi terlebih setiap tahunnya Jakarta dibanjiri lebih dari 1 juta kendaraan,” ucap Ahok lagi.

Sebelum bekerjasama dengan pemerintah Jakarta, aplikasi yang telah diakuisisi Google ini juga telah menggandeng pemerintah Rio De Jainero, Brazil dalam mengatasi kemacetan dan memberikan informasi lalu lintas. Bahkan Waze juga telah bekerja sama dengan sejumlah stasiun televisi asal Brazil sebagai penyedia informasi lalu lintas.

sumber : liputan6.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here